Berita  

Perayaan HUT FJL Ke – 2 Tahun Beri Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

Lahat, SMC – Perayaan hari ulang tahun Forum Jurnalis Lahat (FJL) ke – 2 tahun berlangsung khidmat, hal ini menjadi momentum bagi FJL untuk mempererat tali silaturahmi, serta berbagi kepada anak yatim, (10/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung singkat dan sederhana ini menjadi makna yang berarti bagi anggota FJL, pasalnya momen tahunan tersebut berlangsung di panti asuhan saylapas, berbaur bersama anak – anak anggota FJL pun bersholawat bersama, tak lupa anak panti asuhan saylapas mendoakan FJL agar selalu di berikan kemudahan, rezeky, dan sehat selalu. Di samping itu juga anggota FJL dan anak panti asuhan mendokan anggota FJL yang telah meninggal beberpa minggu lalu, yaitu Almarhuma Sisilia Gumay.
Dalam penyampaiyanya Ketua Forum Jurnalis Lahat Lili Hartati mengatakan, kegiatan yang berlangsung adalah bagian dari peringatan hari jadi FJL yang ke – 2 tahun, syukur alhamdulilah hingga sampai saat ini FJL selalu eksis dan kompak. Tahun lalu perayaan FJL yang ke – 1 bertepatan pada bulan Ramadhan, FJL mengundang anak – anak panti asuhan saylapas untuk buka bersama, serta berbagi di resto demang kanasin
“Syukur alhamdulilah pada hari ini saya bersama anggota FJL di beri kesempatan untuk hadir di masjid saylapas ini untuk berbaur bersama anaka – anak disini. Sangat terharu melihat semangat anak – anak dalam bersholawat dan berdoa. Kami ucapkan terimakasih atas doa dan sholawat yang telah di lantunkan untuk rekan kami Sisilia Gumay yang telah meninggal beberapa minggu lalu,”cetus lili.
Sementara itu Ketua Masjid Muqimussunnah Lahat Islahudin. Menurutnya, program FJL berbagi bersama anak yatim sangat bagus sekali. Ia berharap akan menjadi motivasi bagi pihak pihak lain dalam membantu anak – anak disini. Saat ini jumlah anak panti asuhan saylapas berjumlah lebih dari 100 anak asuh, alhamdulilah kita jaga denga baik.
“Yang hadir pada kegiatan hari ini anak – anak yang tersebar di berbagi kelurahan di kecamatan Lahat, ini pun belum keseluruhan yang mungkin sekitar lebih dari 100 anak,” Ujar Islahudin. (Advetorial/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *